Mengenal Model Pembelajaran Listening team dan Langkah-langkahnya

Model Pembelajaran Listening Team merupakan suatu model pembelajaran yang menggunakan metode atau cara listening team yaitu suatu cara yang dilakukan untuk memperoleh pemahaman suatu konsep atau keterampilan tertentu melalui kegiatan yang menonjolkan indera pendengaran sebagai alat utama. Sehingga model pembelajaran listening team akan lebih banyak memberi penekanan pada pengoptimalan indera pendengaran siswa di samping indera lain yang dimilikinya. Dengan cara tersebut diharapkan siswa dapat melatih konsentrasi dan kemampuannya untuk tetap fokus.

Langkah-langkah Model Pembelajaran Listening team

Model pembelajaran yang satu ini sangat membantu siswa agar dapat berkonsentrasi dengan baik saat pembelajaran berlangsung secara verbal atau biasa disebut sebagai teknik ceramah. Pada model pembelajaran listening team ini dilakukan dengan menempatkan siswa pada kelompok belajar. Masing-masing anggota kelompok mempunyai tugas atau tanggung jawab tertentu yang berhubungan dengan materi pelajaran. Model pembelajaran ini juga sangat menuntut partisipasi siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran.

Langkah langkah Model Pembelajaran Listening Team

Untuk menggunakan model pembelajaran listening team diperlukan beberapa langkah pembelajaran, agar dapat mencapai tujuan yang telah ditentukan.



  1. Bagi siswa menjadi empat kelompok, dengan masing-masing kelompok terdiri dari 4 hingga 5 orang. Kemudian beri tugas yang berbeda pada masing-masing anggota kelompok. Ada yang bertugas sebagai penanya, pendukung, penentang, ada pemberi contoh. Penanya memiliki tugas utama membuat pertanyaan tentang materi pelajaran yang telah dipelajari. Pendukung bertugas mencari alasan logis mengenai ide atau dipandang yang disampaikan. Penentang bertugas mencari alasan atau ide logis yang bertentangan dengan materi yang baru dibahas. Pemberi contoh bertugas memberi contoh kongkrit dan spesifik mengenai penerapan materi yang telah dipelajari.
  2. Langkah berikutnya Guru menyajikan materi pembelajaran yang akan di bahas hari itu dengan cara berceramah, sambil memberikan kesempatan pada masing-masing anggota kelompok untuk melakukan tugas yang telah diembannya.
  3. Beri kesempatan kepada masing-masing kelompok untuk menyampaikan hasil dari tugasnya didepan kelas. Pada langkah yang satu ini beri kesempatan kepada peserta didik untuk membenarkan, menyanggah ataupun menjawab berbagai pertanyaan dan pernyataan yang di kemukakan oleh kelompok yang lain. Dengan demikian akan tercipta partisipasi aktif siswa saat pembelajaran tengah berlangsung.
  4. Langkah terakhir guru memberikan penguatan dan koreksi jika ada miskonsepsi yang dialami oleh siswa saat pembelajaran berlangsung.
Simak Juga Pengertian dan Langkah Model Pembelajaran VCT

Pada model pembelajaran listening team ini perlu diperhatikan beberapa hal, diantaranya adalah bagi jumlah siswa secara merata di dalam satu kelompok agar setiap kelompok memiliki petugas yang sama, selain dari itu sesuaikan materi yang akan di jelaskan pilihlah materi yang mungkin menimbulkan banyak pertanyaan dan pendapat sehingga tidak monoton. Model pembelajaran listening team ini memungkinkan guru untuk berkreasi misalkan dengan menambahkan pera baru selain empat peran yang telah dijabarkan di atas.

Kelebihan dan Kekurangan Strategi Pembelajaran Listening Team

Model pembelajaran listening team memiliki beberapa kelebihan diantaranya adalah dapat meningkatkan interaksi antara siswa sehingga dapat meningkatkan kemampuan sosial siswa, melatih siswa berfikir kritis, pembelajaran tidak monoton, melatih siswa untuk berkomunikasi, berdebat dengan santun dan mempertahankan pendapat yang dimiliki serta mengembangkan kemampuan siswa untuk mengungkapkan ide dan gagasan. Namun model yang satu ini juga memiliki beberapa kekurangan diataranya adalah memerlukan waktu pembelajaran yang panjang, sangat sulit menumbuhkan sikap komunikatif untuk menghidupkan suasana tanya jawab yang aktif serta tidak cocok dengan semua jenis materi, terutama materi sains yang cenderung tidak dapat di sangkal dan diperdebatkan.

0 comments:

Posting Komentar